Senin, 06 Agustus 2012

BukBer @ Pawon Tlogo


Tanggal 2 Agustus 2012 kemaren, saya bersama teman-teman se-fekon raya angkatan 2010 berbuka puasa bersama di Pawon Tlogo yang letaknya di daerah Handil Bakti.
Walaupun ini dadakan, yang akhirnya membuat saya harus mengantri karna tidak masuk daftar pemesan ==" tapi cukup menyenangkan. Akhirnya kan dapat makanan juga hahahah

Berkesan? Tentu. Karena saya biasanya tidak mau ikut gathering macam apa pun juga :p
Lalu kenapa kali ini saya memutuskan ikut? Alasan saya cuma 2. Dapat tumpangan dan ingin merasakan sensasinya :p

Terima kasih buat Ipah dan Ami yang bersedia membonceng saya hihihihi :p

Jumat, 03 Agustus 2012

Saya Tahu Saya Bahagia

Sesaat, redup... redup sekali, hampir tidak terlihat, saya merasakan kebahagiaan.
Saya tidak berkata bahwa kebahagiaan itu kemudian hilang. Saya tahu dengan pasti kebahagiaan itu ada di dalam diri saya tapi sesaat setelah itu saya tidak bisa merasakan keberadaannya.

Hal tersebut memunculkan teori baru dalam pikiran saya
"Setiap orang memiliki kebahagiaan didalam dirinya masing-masing, namun kadang ada sesuatu hal yang membuatnya tidak bisa merasakan keberadaan bahagia itu sendiri"
Walaupun sebenarnya kalimat itu sudah jelas, kebahagiaan adalah perasaan yang bentuknya abstrak. Setiap orang jelas mempunyai perasaan kecuali hatinya sudah mati. Orang yang hatinya mati, dia merasa tidak bahagia karena dia hanya tahu bahwa hatinya sudah mati, sebenarnya hati tidaklah mungkin bisa mati kalau kita masih ingin mendengarkan hati kita :)

Tulisan saya tidak bisa dimengerti bukan? karna saya sendiri pun juga tidak, hehehe...
Dari sinilah semua itu berawal...

Malam ini, saya kembali tidak bisa tidur dan akhirnya memilih bercengkrama dengan monitor saya tercinta. Iseng, saya nyasar ke sebuah situs dengan alamat salamsuper.com yang isinya merupakan rangkuman dari sebuah acara televisi oleh seorang motivator ternama di Indonesia.

Membaca tulisan disana membuat saya berpikir bahwa jelas sekali perbedaan antara saat saya dicintai dan saat saya mencintai. Ini pengalaman pribadi :)

Saya mungkin pernah dicintai oleh seseorang dimana mungkin saya tidak menaruh perasaan apapun. Saat itu saya merasa bahwa hati saya mungkin sudah mati karena saya tidak merasakan perasaan yang sama. Akhirnya berujung pada ketakutan saya bahwa saya tidak bisa bahagia. Saya pun kemudian berharap menemukan orang yang "lebih" mencintai saya dengan harapan saya bisa mencintainya juga. 

Hal ini berbanding terbalik saat kemudian saya jatuh cinta. Tidak pernah terpikir oleh saya sebelumnya, saya harus menelan mentah-mentah kata-kata saya sendiri :)
Saat saya membaca tulisan sang motivator di situs  salamsuper.com bahwa : "Sebetulnya cinta itu tidak buta, cinta itu melumpuhkan logika", saya pun tersenyum. Apakah karena ini?

Disaat saya merasakan dengan sadar bahwa saya sedang mencintai seseorang, mindset saya berubah dari "Aku takut tidak bisa bahagia bersamanya" menjadi "Akankah dia bahagia bersamaku? Apa yang harus aku lakukan agar dia bisa merasa nyaman bersamaku?".

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu terus bermunculan di dalam benak saya. Terlebih saat saya sedang menulis tulisan ini, pertanyaan tersebut seperti berkedip-kedip di depan mata saya membuat saya tertawa. Kenapa saya harus tertawa? Apakah saya menertawai diri saya sendiri? Atau saya merasa pertanyaan itu terdengar konyol? Entahlah :)

Sekali lagi kebahagian itu terlintas begitu nyata di mata saya dan sesaat kembali tak terlihat.
Saya tahu pasti, kebahagiaan itu masih ada di dalam diri saya :)

Jumat, 27 Juli 2012

Go hari ini

Semua bermula dari keisengan nyari mainan baru...
Setelah ubek-ubek kesana kemari akhirnya mata tertuju pada sebuah link "game igo". Karna saya penasaran, akhirnya saya buka aja deh =.=

Ternyata itu adalah game go yang mirip di manga berjudul hikaru no go itu loh. Berhubung suntuk ga ada mainan, akhirnya mencoba untuk mulai mainin itu. Hasilnya udah jelas. Saya ga bisa main =.=

Akhirnya kegiatan si go ini berlanjut dengan nyari tutorialnya. Dibaca sebentar cara mainnya. Ngerti aturannya. Main lagi. Hasilnya sudah jelas... ga bisa juga tetep =.=

Akhirnya saya pun memutuskan baca manganya aja *berharap menemukan ilham cara belajar go* walaupun salah satu faktor ingin membacanya adalah karna Fujiwarano Sai :p

Banyak hal disitu, seperti istilah-istilah dalam papan go yang hingga hari ini saya ga bisa ingat juga. Tapi itu ga penting-penting amat buat di hapal sekarang keknya. Saya pun mulai mengikuti cara latihan mereka di manga itu, memecahkan teka teki.

Dan akhirnya... hari ini saya mencoba main lagi, walaupun masih pakai papan 9x9 *lagi sakit kepala ples lagi panas dalam luar biasa ditambah maag yang merajalela* karna malas mikir lama-lama.
Masih ngelawan komputer lepel paling kecil sih. Tapi saya bahagia :p
Akhirnya menang jugaa pake si item >.<



Jumat, 13 Juli 2012

Teka Teki si IKAN

Malam ini iseng-iseng liat beranda fb, ada teman yang posting tentang teka teki yang katanya 98% orang di dunia ga bisa jawab *yang saya pikir terlalu berlebihan. tapi entahlah kan 2% dari penduduk dunia itu lumayan banyak juga. Tapi kemudian muncul lagi, itu angka dapat darimana yaa? dan yang lebih saya bingung, saya baru tau Albert Einstein yang bilang katanya nyebut angka itu bisa tau merek rokok zzz atau mungki juga saya nya yang ga tau apa apa kwkwkw*
berikut teka teki nya :

Ada 5 buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda.
Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan kebangsaan yang berbeda-beda.
Setiap penghuni menyukai satu jenis minuman tertentu.
Merokok satu merek rokok tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu.
Tidak ada satupun dari kelima orang tersebut yang minum minuman yang sama, merokok merek rokok yang sama dan memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain.
Pertanyaannya : Siapakah yang memelihara IKAN?

Petunjuk:
1. Orang Inggris tinggal di dalam rumah berwarna merah.
2. Orang Swedia memelihara anjing.
3. Orang Denmark senang minum teh.
4. Rumah berwarna hijau terletak tepat disebelah kiri rumah berwarna putih.
5. Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi.
6. Orang yang merokok PallMall memelihara burung.
7. Penghuni rumah yang terletak di tengah-tengah senang minum susu.
8. Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill.
9. Orang Norwegia tinggal dirumah paling pertama.
10. Orang yang merokok Marlboro tinggal disebelah orang yang memelihara kucing.
11. Orang yang memelihara kuda tinggal disebelah orang yang merokok Dunhill.
12. Orang yang merokok Winfield senang minum bir.
13. Disebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia.
14. Orang Jerman merokok Rothmans.
15. Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air.


dan jawaban saya adalah gambar buram berikut ini



rumah hijau, jerman, dia yang piara IKAN nya.
tapi sebenarnya tidak ada petunjuk sama sekali tentang ikan. harusnya tidak ada yang tahu jerman itu memelihara ikan atau bukan.

Senin, 09 Juli 2012

Masih Ingin Melupakan?

"Walau masih berada di dalam hatiku, ia tetap sudah mati. Ketika kubilang aku akan melupakannya, aku merindukannya. Ketika aku merindukannya, aku dengan cepat melupakannya. Inilah hati manusia. Tidak ingin melupakan atau merindukannya, yang tertinggal di hatiku adalah ia tidak ada lagi di dunia ini"

Kalimat tersebut adalah kalimat yang di ucapkan oleh Pangeran Yang Myung dalam sebuah drama korea berjudul "The Moon That Embraces The Sun". Diucapkan ketika sang Pangeran sedang bicara dengan Raja saat itu yang tidak bukan dan tidak lain adalah adiknya, Lee Hwon, tentang kematian orang yang sama-sama mereka cintai, Heo Yeon Woo.

Saya bukan ingin membahas dramanya, tapi kalimat itu. Kalimat yang membuat saya teringat akan kalimat teman saya yang biasa habis patah hati "gue pengen lupain dia aja ah". Kalimat yang membuat saya tersenyum, karena saya selama ini selalu berpendapat bahwa "melupakan tidak akan menghilangkan rasa patah hati". Sama seperti kutipan diatas, saat bilang akan melupakan, dia justru merindukannya. Sama seperti dalam bayangan saya, semakin kita ingin melupakan, kenangannya justru semakin membekas.

Menurut saya sendiri, kalimat itu cukup bagus untuk diingat, bahwa hati manusia memang seperti itu, tidak ingin melupakan atau merindukan. Jadi, kita tidak perlu memikirkan apakah kita harus melupakan atau tidak, yang penting adalah kita tahu antara apa yang kita punya dan apa yang tidak kita punya sekarang. Just enjoy your wonderful life :)


Kutipan diatas saya ambil dari sinopsisdramakorea The Moon That Emraces The Sun drama, eps 7.